NADILA REZIKA (2025) PENJATUHAN SANKSI PIDANA BAGI PELAKU PENYEBAR VIDEO PORNOGRAFI DI MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS Nomor: 276/Pid.B/2020/PN.LLG DI PENGADILAN NEGERI KOTA LUBUKLINGGAU KELAS 1A). Skripsi thesis, Universitas Bina Insan Lubuklinggau.
|
Text
RAMA_74201_2104010005.pdf Download (28MB) |
Abstract
Pornografi (Cyberporn) atau biasa disebut pornografi yang dilakukan secara online melalui jejaring internet merupakan bentuk kejahatan dunia maya yang seharusnya cukup diwaspadai oleh masyarakat Indonesia. Pornografi memang suatu hal yang sangat kompleks tidak dapat berdiri sendiri, melainkan kumpulan dari beberapa hal masalah tentang pornografi, bukan hanya masalah pemerintah dan negara saja, melainkan menyangkut kehidupan masyarakat. Penelitian hukum normatif-empiris (terapan), merupakan penelitian yang mengkaji pelaksanaan atau implementasi ketentuan hukum positif (perundang- undangan) dan dokumen tertulis secara in action (faktual) pada suatu setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Perbuatan pornografi merupakan perbuatan haram dan dilarang oleh agama. Perbuatan pornografi tidak memelihara kehormatan diri pelaku, keluarga maupun masyarakat dan merupakan perbuatan yang mencemarkan, menodai, menjerumusukan diri sendiri maupun orang lain, hal ini berdampak negative seperti seks bebas, pelecehan seksual, perilaku seks menyimpang, dan sebagainya. Diharapkan segenap aparatur penegak hukum untuk lebih sering mengadakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai akibat dari tindak pidana Membuat Rekaman Pornografi maupun tindak pidana Pornografi lainnya. Kata kunci: Tindak Pidana Pornografi, Pornografi, Kejahatan Dunia Maya
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Admin Perpus UnivBI |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:28 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:28 |
| URI: | http://eprints.univbinainsan.ac.id/id/eprint/598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
