RETNO SELFI INDRIYANI (2025) PENGARUH KOMUNIKASI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI DINAS SOSIAL KOTA LUBUKLINGGAU. Skripsi thesis, Universitas Bina Insan Lubuklinggau.
|
Text
RAMA_61201_2101010218.pdf Download (35MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Komunikasi terhadap Efektivitas Kerja, mengetahui pengaruh Budaya Kerja terhadap Efektivitas Kerja, mengetahui pengaruh Komunikasi terhadap Efektivitas Kerja dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi, dan mengetahui pengaruh Budaya Kerja terhadap Efektivitas Kerja dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan populasi berjumlah 31 pegawai Dinas Sosial Kota Lubuklinggau. Metode analisis data menggunakan algoritma PLS. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa komunikasi memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas kerja di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau. Komunikasi mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar 55,6%. Pegawai Dinas Sosial Kota Lubuklinggau selama bekerja memiliki arah komunikasi yang positif yang menyebabkan peningkatan efektivitas kerja. Budaya kerja memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas kerja di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau dan mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar 36%. Dengan demikian setiap peningkatan pada budaya kerja maka efektivitas kerja juga akan meningkat sebesar 36%. Hal ini berarti menjaga komunikasi tetap positif dan pembuatan pola budaya kerja yang membuat pegawai nyaman dapat mempengaruhi efektivitas kerja seorang pegawai. Pengaruh positif komunikasi terhadap efektivitas kerja yang dimoderasi motivasi kerja di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau sebesar 27,7%. Hal tersebut menunjukkan pegawai yang memiliki motivasi kerja yang tinggi dapat mendorong komunikasi ke arah positif sehingga menghasilkan pegawai bekerja secara efektif. Pengaruh negatif budaya kerja terhadap efektivitas kerja yang dimoderasi motivasi kerja di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau sebesar 17,9%. Sehingga bahwa pegawai yang memiliki motivasi sangat tinggi akan memberikan dampak yang positif kepada budaya kerja terhadap efektivitas kerja. Kata kunci: komunikasi, budaya kerja, efektivitas kerja, motivasi kerja
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Admin Perpus UnivBI |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 04:24 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 04:24 |
| URI: | http://eprints.univbinainsan.ac.id/id/eprint/587 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
