ANALISIS HUKUM PERCERAIAN YANG DISEBABKAN OLEH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI KOTA LUBUKLINGGAU

SAHIRO WANTI (2025) ANALISIS HUKUM PERCERAIAN YANG DISEBABKAN OLEH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI KOTA LUBUKLINGGAU. Skripsi thesis, Universitas Bina Insan Lubuklinggau.

[img] Text
RAMA_74201_2104010024.pdf

Download (29MB)
Official URL: http://eprints.univbinainsan.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perceraian yang disebabkan oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Lubuklinggau. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau Kelas 1A. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek hukum yang terkait dengan perceraian akibat KDRT. Terjadi peningkatan terhadap kasus KDRT di Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau Kelas 1A dalam tiga tahun terakhir. Penyebab terjadinya perceraian akibat kekerasan dalam rumah tangga di Pengadilan Negeri Lubuklinggau yaitu karena faktor ekonomi, suami sering bermain judi, narkotika, dan kasarnya perlakuan suami yang disebabkan oleh sifat suami yang mudah emosi. Adapun rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini yaitu untuk mengetahui bagaimana prosedur penyelesaian kasus perceraian yang disebabkan oleh kekerasan dalam rumah tangga dan apa saja yang menjadi kendala dalam penyelesaian kasus perceraian akibat kekerasan dalam rumah tangga, dan bagaimana upaya hukum untuk meminimalisir terjadinya KDRT. Metode penelitian yang digunakan adalah Normatif-Empiris, atau sering disebut dengan penelitian lapangan, data diperoleh melalui wawancara di Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau Kelas 1A, dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari lapangan tempat penelitian, sember data sekunder data yang diambil dari buku-buku, jurnal-jurnal, dan perundang-undangan. Penelitian ini juga melihat peran lembaga peradilan dalam menegakkan hukum terkait KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga menjadi salah satu alasan bagi perceraian yang diputuskan di Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau Kelas 1A. Faktor-faktor yang mendorong perceraian akibat KDRT meliputi kekerasan fisik, psikologis, seksual dan ekonomi yang dialami oleh korban. Selain itu, perlindungan terhadap korban KDRT dalam proses perceraian sering kali belum optimal, meskipun ada regulasi yang menjamin hak-hak korban melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun ada upaya hukum yang mendukung perceraian akibat KDRT, masih ada tantangan dan kendala dalam penerapan dan implementasi perlindungan bagi korban yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut dari berbagai pihak terkait, serta pentingnya peran pengadilan dalam memberikan keputusan yang adil. Kata kunci : Perceraian, Kekerasan, rumah tangga

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum
Depositing User: Admin Perpus UnivBI
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:45
Last Modified: 25 Feb 2026 02:45
URI: http://eprints.univbinainsan.ac.id/id/eprint/600

Actions (login required)

View Item View Item