SELVI NOVITA (2025) EFEKTIVITAS PEMBINAAN NARAPIDANA TERHADAP PENGURANGAN TINGKAT RESIDIVISME DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA KOTA LUBUKLINGGAU. Skripsi thesis, Universitas Bina Insan Lubuklinggau.
|
Text
RAMA_74201_2104010004.pdf Download (35MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini membahas tentang efektivitas pembinaan narapidana terhadap pengurangan tingkat residivisme di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Lubuklinggau. Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, narapidana adalah terpidana yang menjalani pidana hilang kemerdekaan di Lembaga Pemasyarakatan. Sedangkan Lembaga Pemasyarakatan berdasarkan Pasal 1 UU Nomor 12 Tahun 1995 bahwa Lembaga Pemasyarakatan didirikan sebagai tempat untuk melaksanakan pembinaan terhadap narapidana dan anak didik pemasyarakatan. Penulisan skripsi ini juga akan menjawab semua rumusan masalah yaitu bagaimana efektivitas pembinaan narapidana yang diberikan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Lubuklinggau dalam meningkatkan keterampilan narapidana serta mengurangi tingkat residivisme, hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembinaan dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah normatif empiris, data diperoleh melalui wawancara dengan Kepala seksi bimbingan narapidana dan anak didik serta 2 orang narapidana yang berstatus Residivis dan Non Residivis. Kemudian bahan data sekunder yaitu dengan cara mengumpulkan data-data, peraturan perundang-undangan, buku-buku maupun jurnal-jurnal yang relevan dengan efektivitas pembinaan narapidana dalam mengurangi tingkat residivisme. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Lubuklinggau telah berhasil menerapkan pembinaan secara efektif dalam rangka mencegah pengulangan tindak pidana. Peran lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan sesuai dengan kebutuhan narapidana yaitu pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk membangun kesadaran diri dari narapidana dan pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada narapidana melalui pelatihan kerja. Efektivitas pembinaan narapidana sebagai langkah pengurangan tingkat residivisme di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Lubuklinggau bisa dikatakan efektif, hal ini dapat dilihat dari jumlah narapidana residivis yang cenderung turun dalam empat tahun terakhir, namun satu tahun terakhir tingkat residivis meningkat dikarenakan faktor eksternal. Faktor penghambat dalam pembinaan yaitu terbatasnya sarana dan prasarana, over kapasitas serta kurangnya petugas lapas. Dengan dibangunnya Rutan dan tidak menggabungkan tahanan dan narapidana tentu dapat mengatasi masalah over kapasitas, pemerintah diharapkan melakukan revisi kebijakan pidana dengan mengurangi hukuman penjara bagi pelanggaran ringan dan menggantinya dengan denda atau kerja sosial, membuka peluang pekerjaan bagi mantan narapidana dan mengajukan penambahan pegawai agar proses pembinaan terlaksana lebih maksimal. Kata kunci : Efektivitas, Pembinaan, Narapidana, Lembaga Pemasyarakatan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Hukum |
| Depositing User: | Admin Perpus UnivBI |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:21 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:21 |
| URI: | http://eprints.univbinainsan.ac.id/id/eprint/597 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
